Menjadi Istri Pebisnis
Semakin banyak orang yang merintis masuk ke dunia entrepreneur, juga membuat semakin banyak pula istri-istri yang deg-degan setiap bulan, berharap usaha suaminya maju dan cashflow bagus, agar ada uang untuk belanja atau bayar ini itu. Calon entrepreneur alias suami yang ngantor, pun harus berpikir 100 x 2 sebelum berhenti bekerja. Itu karena ia memikirkan keluarga, istri dan anaknya, yang mungkin bisa hidup tidak tenang karena penghasilannya yang tak pasti.
Suami gue dari awal tidak mau bekerja kantoran. Keputusan yang telah membuat panik orang tua hehe. Semua yang ingin dia lakukan, 1000% gue dukung. I have my own goal and he has it too. Kita hanya perlu saling berdiskusi, mendukung, memberi masukan dan mengingatkan. Namun, keputusan visi rumah tangga tetap ada pada suami, dan kita juga sebaiknya menuruti. Tak boleh ada dua nahkoda dalam kapal, kan?
Soal uang kayaknya sudah bukan jamannya lagi untuk tergantung dan menunggu uang dari suami. Kita punya talenta dan kemampuan sendiri untuk berkarya dan menghasilkan. Bahkan kita juga bisa bantuin bisnis suami sambil digaji juga secara profesional. Untungnya dobel kan hehe
Jadi, apa yah intinya… pokoknya sabar, supportive, mandiri, that’s the key of becoming the businessman’s wife
Ada masukan lain?

bener bgt mbk…walaupun kita kaun hawa, tp kemandirian harus tertanam dlm diri kita…saling percaya, terbuka, enjoy, saling meberikan kritikan membangun itu kunci dalam menjalin hubungan….salut buat mbak olli..salam kenal..nice to know u…and have good family…