Menikahlah Maka Kau Akan Kaya

Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 24:32)

Gue dan suami setelah 8 bulan pernikahan, benar-benar merasakan janji Allah yang satu ini.

Gue sering denger orang tua yang ingin anaknya menikah dengan laki-laki dengan pekerjaan tertentu (Dokter, Manajer, etc), supaya anaknya hidupnya selalu berkecukupan. Atau mungkin anaknya itu sendiri yang punya standar tinggi dengan para lelaki, karena katanya kita nggak bisa makan cinta (haha). Di saat heboh-hebohnya perceraian Anang dan Krisdayanti saat ini, mungkin post gue kali ini agak relevan dengan situasi serba matre ini :P

“Gimana yah, gaji gue cuma x… bisa nggak gue menghidupi keluarga gue?” Tanya seorang teman laki-laki yang tak kunjung melamar pacarnya.

Gue yang denger pertanyaan itu jadi bingung sendiri, lantaran gajinya menurut gue lebih dari cukup untuk hidup berdua. Bukankan standar manusia memang fitrahnya nggak pernah ‘cukup’? Trus kapan kawinnya dong kalo inflasi tiap tahun and gaji makin kegerus hehe.

Dari awal, gue nggak begitu peduli dengan hal yang berhubungan dengan harta seperti ini. Kenapa? Karena gue ingin membina sebuah keluarga yang bahagia. Dan bahagia itu bisa terjadi with or without money. Money will give us more options in life, but it doesn’t guarantee our happiness. Makanya saat suami gue telat lulus bertahun-tahun, sebenarnya gue sudah pengen buru-buru menikah saja, karena status lulus atau tidaknya dia nggak begitu penting buat gue. Toh dia sudah bekerja, pekerjaan yang tidak membutuhkan titel apapun. I just want us together and felt the happiness I feel today.

Well, anyway… soal kekayaan… sebelum menikah, kami berdua adalah para lajang yang sangat tergantung dengan orang tua. Mungkin karena berpikir, orang tua Alhamdulillah masih banyak rejeki, dan tentu mereka sayang kami, akhirnya pemasukan kita pun dipake untuk berbagai hal nggak penting, boros, dan akhirnya selalu minta tambahan dana ke orang tua. Until we get married.

Miraculously, setelah menikah, penghasilan bulanan meningkat pesat (kami masing-masing memiliki bisnis sendiri). Jalan rejeki tiba-tiba terbuka satu demi satu. Kadang saat gue perhatikan laporan keuangan income keluarga dari bulan pertama menikah sampe sekarang jadi bengong sendiri. Gila, kok bisa yah kita sampai di angka segini? Konstan lagi per bulan! Ini nggak mungkin kalau nggak ada Allah’s power di balik semua ini!

Saat itu pula kami menyadari bahwa memasak di rumah itu jauh lebih hemat daripada makan di luar. Uang belanja untuk 2 minggu bisa sekitar Rp 250.000 saja, artinya Rp 500.000 bisa buat sebulan makan enak (daging, ayam, ikan, seafood lainnya, sayur, lengkap!). Bandingkan dengan makan di luar, yang nggak usah jauh-jauh, kemarin aja makan di sebuah restoran peranakan menghabiskan Rp 541.000 sekali makan *pingsan*

Dengan jenis penghematan seperti itu, uang yang berkali lipat lebihnya ini bisa kita belikan hal-hal produktif seperti furniture + gadget penunjang pekerjaan, mobil, rumah, dan lainnya! Zakat? Sudah pasti. Kita punya penyaluran tetap per bulan dan secara konstan memberi di luar yang kami budget-kan. Untuk tabungan, kami nggak punya uang tunai yang disebut dana darurat. Kita memang pro ‘enjoy life’, alias beli aja napa haha. Cuma teteup uang sudah disisihkan untuk investasi agar mengurangi rasa bersalah saat belanja haha. Dulu waktu masih single sih boro-boro mikir investasi, tengah bulan aja duit dah abis haha. Gue akan cerita tentang tipe-tipe investasi lain waktu :)

The best part of it? Dengan bertemu setiap hari dan meluangkan waktu lebih banyak bersama (my husband works at home, and my office only 5 minutes away with flexible working hours), kita menjadi ‘kaya’ secara mental spiritual alias bahagia lahir batin. Kita nggak membiarkan pekerjaan mengganggu kenikmatan hidup

Beneran lu nggak pernah susah??

Ya pernah siiiiih! Bingung mau bayar ini itu, mengais-ngais recehan buat beli makan (karena nggak ada ‘liquid money’), ya emang pernah! Seinget gue cuma 1 kali dalam 8 bulan ini. Tapi itu kan bumbu-bumbunya pernikahan, yang membuat segalanya jadi menarik. Biar ntar kalo cerita ama cucu jadi seru deh, “Iya nenek sama kakek dulu makan indomie tiap hari…!” haha.

Lo nggak envy apa sama hidup si A? Dia dikasi rumah gedong, perhiasan berlian berjuta karat, tas branded, mobil mewah, etc sama suaminya!

Haha. Seriously. Hal-hal yang disebutkan di atas itu sudah no longer important to me. I’m happy the way I am. I earn more than people I know. I have the best husband who cook, support and hold me in my sleep everyday. For me the grass is already greener on my side.

Jadi, sudah nggak sabar untuk menikah? :)

83 Responses to “Menikahlah Maka Kau Akan Kaya”

  1. Aria Rajasa says on :

    Very inspiring, as usual :) Wish me luck on this one ya :D

  2. iLm@N says on :

    aih, pernikahan..
    di temen2 saya yang baru lulus, jadi obrolan seru nih masalah pernikahan.. tebak2an siapa next-nya, haha..

    saya insya Allah 2-3 tahun lagi lah, 24-25 tahun ideal kan ya mbak? ga kelamaan tapi juga ga kemudaan, hehe..

    btw, rezeki setelah menikah, kayanya pada nggak percaya sebelum ngalamin sendiri ya.. insya Allah saya percaya banget dengan hal itu..

    tapi bisa dapet rezeki setelah menikah pastinya ada persiapan sebelum menikah juga dong ya? ga make sense kan ya, ujug2 2 orang pengangguran dapet rezeki dari langit setelah nikah?

    dan itu yang lagi saya siapin sekarang :D

  3. salsabeela says on :

    @Aria good luck ^^V

    @Ilman saya menekankan pada orang yang sudah punya pekerjaan/penghasilan namun masih terus merasa kurang :) Jadi kalau belum punya penghasilan, sangat disarankan untuk mendapatkannya terlebih dahulu. Tapi jika calon istri sudah bekerja, menurut saya sih sudah cukup untuk bisa lanjut ke jenjang pernikahan. Siapa tahu rejeki pernikahan bisa membuat suaminya mendapat pekerjaan :)

    Good luck to you :)

  4. ipi says on :

    Jadi ga sabaaarrrrrr

    *pdhl udah*
    hihihihihi

  5. tantiandherlife.blogspot.com says on :

    mbak ollie,.ajarin aku don9,.gimana ko9 mbak ollie bisa gak envy sama hidup orang2 yang kita lihat sendiri dia bahagia,.yahh sama seperti yg disebut diatas,.dia mendapatkan x dari suaminya,.teruss dia dikasih Y sama suaminya,.. hal-hal kayak getu masih bikin aku iri,. thanx sharing nya mbak ollie..wish your marriege always happy forever..!!!

  6. salsabeela says on :

    @Tanti thank you…! Bisa nggak envy itu memang pake proses. Menurutku waktu adalah hal yang tak pernah bisa dibeli dengan apapun. Mereka mungkin punya harta, tapi mungkin nggak punya waktu untuk satu sama lain. Me and my husband punya waktu untuk masing-masing, hidup cukup senang secara materi dan itu menurutku lebih dari cukup. :)

  7. Erma says on :

    Iya :D

  8. Yana says on :

    Lam kenal Mba Ollie
    Aku setuju dengan artikel Mba,
    waktu menikah 2 tahun lalu, suamiku belum bekerja dan dan gajiku masih UMR.
    Setelah menikah alhamdulillah, aku naik gaji (malah tahun depan rencananya dpt promosi) dan suamiku segera dpt pekerjaan (skr gajinya malah lebih besar drku). Kehidupan kami sangat menyenangkan. Plus sekarang kami sudah punya seorang putri berumur 1 tahun. ^_^

  9. Sofia says on :

    Setuju buanget..!! Bahkan saat kami baru mempersiapkan pernikahan, rezeki yang datang melimpah, dari tempat yang tak terduga.. Alhamdulillah.. Subhanalloh.. *one of your silent reader*

  10. Dinda says on :

    very very inspiring :) thank you ya postingan nya jadi bikin makin semangat married hehe..bentar lagi soalnya..

  11. funky fun-T mimi allegra says on :

    Haiii ollie..

    minal aidin wal aidzin, maap lahir n bathin sebelumnya…

    salam kenal yah…
    aq tau ollie pertamaxx x pas baca buku yang online shop dengan multiply walau aq gajadi pake multiply dan baru bikin blog pake wordpress aja…
    suka sama gaya bahasa ollie…eh ternyata ollie almamater gunadarma juga ya…aq juga gundar cuma angkatan yang much much older duehh dari kamu hehehe…
    aq ambil jurusan arsitektur…

    iya, lie, emang benerr banged, kalo qta niatin menikah itu buat ibadah, Insya Allah pintu rizki itu adaaaaa aja buat qta…
    ya aq n suami bukan tiba2 jadi milyader geto setelah menikah…cuma setiap kali muncul pintu rizky yang terbuka setelah qta merit, itu alhamdulillah banged kita ngrasainnya…ga kebayang aja qta bisa gain kaya sekarang ini, walau masi banyak impian2 qta yang masih dalam proses untuk perwujudannya…but I believe in Allah’s promise bahwa pintu rizky itu sedemikian banyaknya disebarkan Allah yang Maha Pengasih di dunia ini untuk umatnya…

    o iya, buat yang nanya tentang momongan…ga usah diambil ati ya, say…
    daku 3 tahun 3 bulan merit baru diberi anugerah untuk hamil, sehingga the baby come menjelang ultah merit yang ke-4.
    kebayang kan, 3x lebaran ditanyain mulu kekekekk…jadi keballlll…

    Allah akan memberi anugerah tersebut pada saat yang terbaik bagi kita, aku ngerasain sendiri kok hal itu…
    tetap berusaha, tetapi hasil akhir itu hak prerogatif Allah SWT…
    di saat aq n suami uda pasrah banged n kepikiran untuk adopsi anak or other effort lainnya..tenyata Allah menyimpan kejutan terindah untuk kami…

    so ollie…alwayz cheerz up, ok babe..?? :)

  12. Vayza says on :

    Terimakasih sudah berbagi. Aku terharu membacanya. Allah Maha Besar. Ketika aku dan mas merasakan hal serupa menjelang hari kami, Allah menunjukkan jalanNya melalui blog ini. Sekali lagi, terimakasih.

  13. salsabeela says on :

    Thanks temans, komentarnya seru-seru… tetap semangat dan saling mendoakan ya ^^

  14. miranti says on :

    wah..makasih ya, mbak artikelnya. semakin memantapkan nih. banyak yg bilang ke aku kalo kehidupan setelah nikah itu ga sama kaya pacaran…yg harus diinget itu buat nyiapin mental dan inget kalo pernikahan itu bukan cuma ada enaknya doang, tapi ada susahnya juga.

    Giliranku masih tahun depan sih…tapi mudah2an bisa ikhlas ngejalaninnya.

  15. daeng lalo says on :

    Saya sudah menikah, dan pengen menikah lagi. Siapa yg mau jadi istri kedua saya?

  16. zam.web.id says on :

    inspiratif, selamat berbahagia

    menikah adalah jalan menuju kesejatian hidup

  17. dida says on :

    terima kasih ya mbak postingannya… :)

  18. cheppy says on :

    seru juga postinganya..n gw salut ma cewek kaya mbak…tp apa dluar sana masih ada cewek yg berpikiran sepeti mbak…

  19. asri says on :

    i’m on a plan to marry this year
    dan ntah kenapa cobaan makin menggerus keuangan kami
    tp kami tidak akan menyerah, nekat mungkin :mrgreen:
    gpp
    semoga segera menjadi hal yg manis buat dikenang

    nice blog mbak ^^

  20. nita says on :

    terharu bgt baca ceritanya, kebetulan banget taun ini aq juga berencana untuk menikah,,,,saat seperti really missed my dad.. tp setelah baca blog ini membuat aq tersadar apapun yg ada d depan aq nti aq harus bisa mandiri.. thanks alot yah… wish me luck yah

  21. abdi says on :

    saya ucapin terimaksih atas teks nya
    saya ingin sharing aja saya punya penghasilan 5.6 juta perbulan
    namun saya punya pinjaman sebesar 2 juta perbulan selama 5 tahun . saya akan melamar seorang gadis yang cukup baik . namun lum bekerja. menurut mba cukupkah penghasilan saya untuk menjalani hidup dengan dia. saya sudah memliki rumah beserta isinya. kendaraan sepeda motor dan pekerjaan tetap.

  22. salsabeela says on :

    Bisa banget mas dgn uang segitu. Insya Allah.

  23. citra says on :

    Asw.
    very inspiring articel….
    love it!!

    salam kenal mba…. :)

  24. citra says on :

    oya mba,
    aq pengen sharing dan berharap bisa dapat saran atau setidaknya nasehat yang bisa menentramkan dan meneguhkan hati…. :)

    aq dan cami Alhamdulillah udah bekerja dengan gaji yang sangat Alhamdulillah.
    tapi yg jadi kendala kita terpisah jarak (aq Jakarta dan dia d Medan)
    gimana ya mba?
    thanks…. :)

  25. nurul says on :

    Bener………….saya merasakan wkt mau 6 bln trakhir untuk persiapan menikah subhanallah……

  26. scott says on :

    dictatorial@hettys.rejects” rel=”nofollow”>.…

    good info!…

  27. Russell says on :

    scoreless@appropriate.counter” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðþ….

  28. Austin says on :

    alcotts@marlin.gallop” rel=”nofollow”>.…

    good!…

  29. Austin says on :

    autopsied@georgian.bookkeeping” rel=”nofollow”>.…

    hello….

  30. karl says on :

    innuendos@conduit.documented” rel=”nofollow”>.…

    tnx!!…

  31. doug says on :

    mister@chalmers.connor” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðåí!…

  32. Tyler says on :

    abrams@hurler.adrenal” rel=”nofollow”>.…

    good info!!…

  33. tim says on :

    aiee@stride.brambles” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó!!…

  34. Juan says on :

    sociability@christians.used” rel=”nofollow”>.…

    good info!!…

  35. albert says on :

    skiffs@francies.heathenish” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information….

  36. Jacob says on :

    gastronomes@catchy.alloy” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðþ!…

  37. Benjamin says on :

    atty@crossover.entombed” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó….

  38. Bob says on :

    attachments@countrys.metaphor” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  39. tony says on :

    pogue@nutrient.germany” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðåí!…

  40. Terrence says on :

    supplicating@dominates.balances” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!!…

  41. Elmer says on :

    synthesizine@built.christy” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðåí….

  42. cody says on :

    colles@teeth.lard” rel=”nofollow”>.…

    hello….

  43. darren says on :

    clefts@sneezed.split” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!…

  44. charles says on :

    detain@amaral.lear” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó….

  45. Angelo says on :

    closely@yesterdays.discuss” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó….

  46. Tyler says on :

    amplifying@discoverer.disappointing” rel=”nofollow”>.…

    hello….

  47. Cecil says on :

    demoralizes@enzymatic.motion” rel=”nofollow”>.…

    tnx!!…

  48. melvin says on :

    commented@taui.georges” rel=”nofollow”>.…

    hello!…

  49. marcus says on :

    soldiery@guessing.viareggio” rel=”nofollow”>.…

    hello!!…

  50. Gabriel says on :

    surprises@stephenson.barred” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

  51. james says on :

    immoderate@synthesizes.undeserved” rel=”nofollow”>.…

    thank you….

  52. Aaron says on :

    burgher@appellant.marsicano” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

  53. Craig says on :

    shouldda@banquets.unforgivable” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî!…

  54. Norman says on :

    remarried@constrained.strychnine” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information….

  55. Darren says on :

    solidity@addict.ousted” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó….

  56. Evan says on :

    figures@silliest.expanded” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!!…

  57. Shane says on :

    gleaming@diffusers.throneberrys” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ….

  58. miguel says on :

    drapery@paused.clinches” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  59. Jerome says on :

    proclaiming@racially.pantry” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!…

  60. wallace says on :

    convincing@plaids.unseemly” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  61. rodney says on :

    commissioned@divergent.lost” rel=”nofollow”>.…

    good info!!…

  62. paul says on :

    cest@indexing.carbons” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  63. Ernest says on :

    nerve@narbonne.bartok” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  64. claude says on :

    christopher@cleft.faustus” rel=”nofollow”>.…

    tnx!!…

  65. duane says on :

    terrorizing@mekong.calls” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó….

  66. Roger says on :

    fresno@canneries.oregonians” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

  67. ernest says on :

    awoke@wisdom.mutineer” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  68. randall says on :

    tunnard@suntan.floodheads” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó!!…

  69. Cody says on :

    sap@scarify.handmade” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!…

  70. william says on :

    sentencing@symbolize.maine” rel=”nofollow”>.…

    good info!!…

  71. Wallace says on :

    parisology@redundancy.ideational” rel=”nofollow”>.…

    thanks!!…

  72. edwin says on :

    murderers@noces.vaginal” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!!…

  73. Homer says on :

    coach@inna.folksy” rel=”nofollow”>.…

    thank you!!…

  74. Andy says on :

    splayed@pius.mycenaean” rel=”nofollow”>.…

    hello!!…

  75. Tyler says on :

    pale@splendide.dynodes” rel=”nofollow”>.…

    thank you!!…

  76. Matt says on :

    spread@undergone.adagio” rel=”nofollow”>.…

    good!…

  77. Arnold says on :

    tag@flavor.oxides” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó….

  78. jerome says on :

    motives@disabuse.quotes” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information….

  79. Dustin says on :

    bein@fast.sociability” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

  80. erik says on :

    lucien@koop.signature” rel=”nofollow”>.…

    thanks!!…

  81. Steve says on :

    blowup@cashmere.outlived” rel=”nofollow”>.…

    thank you!…

  82. duane says on :

    trust@sheen.necessitates” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó….

  83. Franklin says on :

    extenuate@raided.junior” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðþ….

Leave a Reply